$type=ticker$count=12$cols=3$cate=0$show=home

5 Kata Baku Paling Sering Salah Tulis dan Solusinya

BAGIKAN:

Panduan praktis mengenali kata baku populer agar tulisan Anda lebih profesional dan sesuai dengan kaidah KBBI terbaru.



Kemampuan menulis menggunakan kata baku merupakan aset penting dalam komunikasi profesional di Indonesia. Sering kali kita merasa sudah menulis dengan benar padahal terdapat kekeliruan kecil yang terus berulang karena kebiasaan lisan. Menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah mencerminkan ketelitian serta rasa hormat terhadap pembaca. Kesalahan ejaan bukan sekadar masalah teknis melainkan juga menyangkut citra diri penulisnya. Mari kita pelajari lima kata berikut.

Apotek Bukan Apotik

Kata pertama yang sering memicu kebingungan adalah apotek. Banyak masyarakat cenderung menulisnya dengan huruf i karena pengaruh pengucapan lisan sehari-hari yang terdengar seperti apotik. Namun berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia bentuk yang benar adalah menggunakan huruf e. Cara paling mudah untuk mengingatnya adalah dengan mengaitkannya dengan profesi orang yang bekerja di sana yaitu apoteker. Kita tidak pernah menyebut profesi tersebut sebagai apotiker bukan? Dengan mengingat kata dasar profesinya Anda akan otomatis teringat bahwa tempatnya disebut apotek. Konsistensi dalam menggunakan kata ini sangat penting terutama saat Anda menulis dokumen medis atau keperluan administratif resmi lainnya agar terlihat lebih kredibel. Penguasaan ejaan pada kata sederhana ini menunjukkan bahwa Anda adalah penulis yang sangat memperhatikan detail kecil dalam setiap karya tulis yang dipublikasikan secara luas agar tetap terlihat sangat maksimal.

Analisis Sebagai Bentuk Baku

Kesalahan berikutnya sering terjadi pada kata analisis yang kerap ditulis sebagai analisa. Kesalahan ini biasanya muncul karena pengaruh serapan yang kurang tepat dalam memori kolektif kita. Dalam kaidah bahasa Indonesia kata serapan yang berakhiran ysis dalam bahasa Inggris akan berubah menjadi isis. Itulah sebabnya kata yang benar adalah analisis bukan analisa. Cara mengingatnya adalah dengan memikirkan kata serupa seperti diagnosis atau sintesis yang juga menggunakan akhiran serupa. Jika Anda terbiasa menggunakan pola akhiran isis maka kesalahan penulisan kata ini tidak akan terulang kembali di masa depan. Penggunaan kata analisis yang tepat sangat krusial dalam penulisan karya ilmiah laporan penelitian hingga artikel opini yang bersifat formal. Pastikan Anda selalu melakukan pengecekan ulang sebelum mengirimkan naskah agar tidak ada lagi penggunaan kata analisa yang tidak baku dalam tulisan formal Anda.

Gambar 1 : Buku Bahasa Indonesia

Risiko Tetap Menggunakan Huruf I

Kata risiko merupakan salah satu kata yang paling sering menjadi korban salah tulis menjadi resiko. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh pelafalan yang sering menekankan huruf e agar terdengar lebih tegas. Padahal jika merujuk pada sumber aslinya yakni bahasa Inggris risk atau bahasa Belanda risico maka huruf yang digunakan adalah i. Untuk mengingatnya bayangkanlah bahwa risiko selalu berkaitan dengan identitas atau inisial yang dimulai dengan huruf i. Jangan biarkan kebiasaan lisan merusak ketajaman tulisan Anda saat menyusun rencana bisnis atau analisis bahaya. Menulis risiko dengan benar akan memberikan kesan bahwa Anda adalah orang yang teredukasi dan memahami etimologi kata secara mendalam. Walaupun terlihat sepele perbedaan satu huruf ini sangat menentukan formalitas sebuah teks. Mulailah membiasakan diri menulis risiko sejak sekarang agar menjadi kebiasaan permanen dalam karya tulis Anda yang luar biasa hebat.

Sekadar Berasal Dari Kata Kadar

Banyak penulis masih terjebak menggunakan kata sekedar padahal bentuk bakunya adalah sekadar. Kesalahan ini terjadi karena kita sering menganggap awalan se harus bertemu dengan kata keder yang tidak jelas asal-usulnya. Padahal kata dasar dari istilah ini adalah kadar yang berarti ukuran atau batasan. Jika kita menambahkan awalan se pada kata kadar maka hasilnya adalah sekadar yang berarti hanya atau sesuai dengan kadarnya. Cara mengingatnya sangat simpel yakni ingatlah kata kadar zakat atau kadar gula. Anda tidak akan menyebutnya keder zakat bukan? Dengan menghubungkannya pada kata dasar yang sudah familiar Anda tidak akan lagi tertukar antara huruf e dan a. Penggunaan sekadar yang tepat akan membuat kalimat Anda terasa lebih mengalir dan sesuai dengan standar kebahasaan yang berlaku di Indonesia saat ini secara menyeluruh dan komprehensif.

Gambar 2 : Tumpukan Buku

Antre Bukan Menggunakan Huruf I

Terakhir adalah kata antre yang sering kali salah ditulis menjadi antri. Fenomena ini mirip dengan kasus apotek di mana lidah kita lebih nyaman mengucapkan bunyi i di akhir kata. Namun secara administratif dan tertulis huruf e adalah yang diakui oleh negara melalui KBBI. Cara unik untuk mengingatnya adalah dengan membayangkan bahwa saat kita sedang mengantre kita sedang menunggu giliran dengan elegan yang dimulai dengan huruf e. Kata antre yang baku mencerminkan keteraturan dan disiplin baik dalam perilaku maupun dalam penggunaan bahasa itu sendiri. Jangan ragu untuk mengoreksi diri sendiri setiap kali ingin menulis kata ini di ruang publik. Konsistensi kecil dalam mengeja antre akan membantu meningkatkan kualitas literasi masyarakat secara umum. Penulisan yang benar akan menunjukkan profesionalisme Anda saat menyusun pengumuman resmi atau instruksi layanan pelanggan saat ini bagi semua orang.

Kesimpulan

Menguasai kata baku adalah langkah awal untuk menjadi komunikator yang handal dan dihormati. Dengan memahami logika di balik setiap kata kita tidak hanya menghafal tetapi juga memahami struktur bahasa kita sendiri secara mendalam. Mari kita terus belajar dan bangga menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam setiap kesempatan agar identitas bangsa tetap terjaga melalui tulisan yang berkualitas. Akhirnya integritas sebuah tulisan sangat bergantung pada ketepatan ejaan kita.


Credit :
Penulis : Nabilla Putri
Gambar oleh Pixabay
Referensi

    1. KBBI Daring
    2. Ejaan Bahasa Indonesia (EYD)
    3. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Komentar

Nama

Arab,8,bahasa,3,belanda,1,Indonesia,17,Inggris,14,Islandia,1,Jawa,13,Jepang,12,Korea,10,pengetahuan,5,
ltr
item
Bahasa In: 5 Kata Baku Paling Sering Salah Tulis dan Solusinya
5 Kata Baku Paling Sering Salah Tulis dan Solusinya
Panduan praktis mengenali kata baku populer agar tulisan Anda lebih profesional dan sesuai dengan kaidah KBBI terbaru.
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhzZyIIvdH6qbjdUf6nKMz2e1qRL2sNvqiDGrc5DfOy-kycUJiYr9iIv6C8ujniiIAq95bxL5DezfWKBSTJdYh4DI7HSKjY5UYGUMlPTXFITfIjZrCvHYFkibTbPr6V2FDVu1Au6P9SKjYb0TMaVBO2JIJzTToZDt9lOiO4kBC8_6_vHwIdgzci9vDSjNs=s16000
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhzZyIIvdH6qbjdUf6nKMz2e1qRL2sNvqiDGrc5DfOy-kycUJiYr9iIv6C8ujniiIAq95bxL5DezfWKBSTJdYh4DI7HSKjY5UYGUMlPTXFITfIjZrCvHYFkibTbPr6V2FDVu1Au6P9SKjYb0TMaVBO2JIJzTToZDt9lOiO4kBC8_6_vHwIdgzci9vDSjNs=s72-c
Bahasa In
https://www.bahasa.in/2025/12/5-kata-baku-sering-salah-tulis.html
https://www.bahasa.in/
https://www.bahasa.in/
https://www.bahasa.in/2025/12/5-kata-baku-sering-salah-tulis.html
true
6435460632622295602
UTF-8
Tampilkan semua artikel Tidak ditemukan di semua artikel Lihat semua Selengkapnya Balas Batalkan balasan Delete Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat semua MUNGKIN KAMU SUKA LABEL ARSIP CARI SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel yang anda cari Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec sekarang 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan lalu Fans Follow INI ADALAH KNTEN PREMIUM STEP 1: Bagikan ke sosial media STEP 2: Klik link di sosial mediamu Copy semua code Blok semua code Semua kode telah dicopy di clipboard mu Jika kode/teks tidak bisa dicopy, gunakan tombol CTRL+C Daftar isi