$type=ticker$count=12$cols=3$cate=0$show=home

Urutan Hari dan Pasaran Jawa Beserta Penjelasannya

BAGIKAN:

Urutan hari dan pasaran Jawa lengkap dengan arti, neptu, dan penjelasan sistem weton tradisional lengkap dan informatif.

kalender-jawa

Masyarakat Jawa memiliki sistem penanggalan tradisional yang unik dan sarat makna. Selain mengenal tujuh hari seperti dalam kalender Masehi, budaya Jawa juga mengenal lima hari pasaran yang berjalan bersamaan.

Kombinasi antara hari dan pasaran inilah yang kemudian dikenal sebagai weton. Sistem ini tidak hanya digunakan untuk penanggalan, tetapi juga memiliki fungsi sosial dan budaya, seperti menentukan hari baik, perhitungan adat, hingga tradisi pernikahan.

Pemahaman mengenai urutan hari dan pasaran Jawa penting agar generasi muda tetap mengenal warisan budaya leluhur. Dengan memahami konsep dasar, arti, serta perhitungan neptu, masyarakat dapat melihat bahwa sistem kalender Jawa bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari identitas budaya yang bernilai filosofis tinggi.

Urutan Hari Jawa

Dalam sistem kalender Jawa, terdapat tujuh hari yang sama dengan kalender Masehi, yaitu Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu. Nama-nama ini merupakan hasil akulturasi budaya Jawa dengan pengaruh Islam dan sistem penanggalan internasional.

Dalam tradisi Jawa klasik, setiap hari memiliki nilai angka yang disebut neptu. Nilai neptu hari digunakan dalam berbagai perhitungan tradisional.

Sebagai contoh, Minggu memiliki neptu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, dan Sabtu 9. Nilai ini dijumlahkan dengan neptu pasaran untuk menentukan weton seseorang.

pasaran-jawa
Gambar Ilustrasi : Urutan Hari Jawa

Urutan Pasaran Jawa

Selain tujuh hari umum, kalender Jawa mengenal lima hari pasaran, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Kelima pasaran ini berputar setiap lima hari sekali dan berjalan berdampingan dengan hari biasa.

Sistem pasaran sudah dikenal sejak masa Kerajaan Mataram dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Jawa. Dalam praktiknya, kombinasi hari dan pasaran membentuk siklus 35 hari yang disebut selapanan.

Masing-masing pasaran memiliki nilai neptu, yaitu Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, dan Kliwon 8. Siklus ini sering digunakan untuk menentukan peringatan kelahiran dan pelaksanaan tradisi selametan.

weton-jawa
Gambar Ilustrasi : Urutan Pasaran Weton Jawa

Makna dan Perhitungan Weton

Weton adalah gabungan antara hari dan pasaran saat seseorang dilahirkan. Dalam tradisi Jawa, weton dipercaya mencerminkan karakter, keberuntungan, dan kecocokan dalam hubungan sosial.

Cara menghitung weton dilakukan dengan menjumlahkan neptu hari dan neptu pasaran. Hasil penjumlahan tersebut kemudian diinterpretasikan berdasarkan primbon Jawa.

Sebagai contoh, seseorang yang lahir pada Jumat Kliwon memiliki neptu 6 dari Jumat dan 8 dari Kliwon, sehingga totalnya 14. Angka ini kemudian dicocokkan dengan tafsir tertentu dalam tradisi Jawa.

weton-jawa
Gambar Ilustrasi : Cara Hitung Weton Jawa

Kesimpulan

Urutan hari dan pasaran Jawa merupakan bagian penting dari sistem kalender tradisional yang masih dikenal hingga saat ini. Tujuh hari umum dan lima pasaran membentuk siklus unik yang digunakan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Jawa.

Melalui konsep neptu dan weton, kalender Jawa menghadirkan nilai filosofis yang mencerminkan kearifan lokal. Dengan mempelajari sistem ini secara edukatif, masyarakat tidak hanya memahami cara perhitungannya, tetapi juga menghargai makna budaya di baliknya.


Credit Penulis : Nabilla Gambar Ilustrasi : Canva , dan ChatGPT Referensi :

Komentar

Nama

Arab,11,bahasa,3,belanda,1,Indonesia,21,Inggris,18,Islandia,1,Jawa,17,Jepang,16,Korea,15,pengetahuan,8,
ltr
item
Bahasa In: Urutan Hari dan Pasaran Jawa Beserta Penjelasannya
Urutan Hari dan Pasaran Jawa Beserta Penjelasannya
Urutan hari dan pasaran Jawa lengkap dengan arti, neptu, dan penjelasan sistem weton tradisional lengkap dan informatif.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgf14eriV4j0Cxa-NHKx706Qe4rM9_6iU6oZL00G9i4uHFnJohG17oVzGEKOltTRKycEXKPbzJrSZv5rPoT8es0Yu0PVXEJJSe9fjpIiAS2fCl-PqiqXdrmu8Y-8B_t2e0mdbOHTiO62uR-dA-Jfsig3_nQ479CbBO6XhF7sSCZtPw2YvYp3OaR3lkZv7E/s1600/kalender-jawa.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgf14eriV4j0Cxa-NHKx706Qe4rM9_6iU6oZL00G9i4uHFnJohG17oVzGEKOltTRKycEXKPbzJrSZv5rPoT8es0Yu0PVXEJJSe9fjpIiAS2fCl-PqiqXdrmu8Y-8B_t2e0mdbOHTiO62uR-dA-Jfsig3_nQ479CbBO6XhF7sSCZtPw2YvYp3OaR3lkZv7E/s72-c/kalender-jawa.jpg
Bahasa In
https://www.bahasa.in/2026/02/urutan%20-hari-dan-pasaran-jawa.html
https://www.bahasa.in/
https://www.bahasa.in/
https://www.bahasa.in/2026/02/urutan%20-hari-dan-pasaran-jawa.html
true
6435460632622295602
UTF-8
Tampilkan semua artikel Tidak ditemukan di semua artikel Lihat semua Selengkapnya Balas Batalkan balasan Delete Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat semua MUNGKIN KAMU SUKA LABEL ARSIP CARI SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel yang anda cari Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec sekarang 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan lalu Fans Follow INI ADALAH KNTEN PREMIUM STEP 1: Bagikan ke sosial media STEP 2: Klik link di sosial mediamu Copy semua code Blok semua code Semua kode telah dicopy di clipboard mu Jika kode/teks tidak bisa dicopy, gunakan tombol CTRL+C Daftar isi